Sunday, December 12, 2010

7 Bahasa Tubuh Cewek Tertarik Pada Cowok

1.Meletakkan Tangan di dada:

Sikap meletakakkan tangan di dada menunjukkan suatu kesiapan seseorang untuk menerima sikap atau segala sesuatu yang terkandung pada lawan bicaranya, atau bisa dikatakan juga merupakan suatu respon penerimaan.
2.Mendekat:

Gerak ini merupakan gerak yang secara umum dilakukan seseorang tanpa sadar ketika menyukai seseorang. Mengenai bahasa tubuh yang satu ini, terdapat suatu pembahasan ilmiah yang mendukung, yaitu tentang jarak teritori lingkungan komunikasi seseorang. Jarak yang dimaksud dibagi ke dalam 4 jenis. Pertama, daerah intim yang memiliki jangkauan jarak 15 s/d 46 cm, dimana pada daerah ini tidak semua orang dapat memasukinya, kecuali mereka yang memiliki ikatan emosional. Seseorang bisa saja membuka daerah ini ketika ada orang yang menarik hatinya.

Selanjutnya adalah daerah pribadi yang jangkauan jaraknya antara 46 sampai dnegan 120 cm. Daerah ini digunakan sebagai wilayah komunikasi secara umum seperti dalam pertemuan, diskusi, dan kegiatan sosial lainnya. Pada kasus-kasus tertentu daerah ini bisa juga menunjukkan kesukaan atau ketidaksukaan seseorang secara social (bukan secara intin) terhadap lawan bicaranya.

Daerah ketiga yaitu wilaayah daerah social yang mempunyai jangkauan jarak 1,2 sampai dengan 3,6 m, dimana merupakan daerah bagi mereka yang belum terlalu dikenal baik atauorang asing.

Daerah yang terakhir yaitu daerah umum dengan jarak lebih besar dari 3,6 m dimana merupakan daerah yang semua orang bisa memasukinya.

3.Menunjuk Dengan Kaki:

Gerakan ini lazim ditunjukkan pada posisi berdiri dalam suatu kegiatan berbicara yang berhadap – hadapan. Proses penunjukan dengan kaki seringkali hanaya dilakukan oleh salah satu kaki, sedangkan kaki yang lain mengikuti posisi tubuh. Bahasa tubuh ini seringkali tampak pada saat seseorang sedang melakukan suatu kegiatan berbicara berkelompok seperti yang ditunjukkan pada gamabar. Seringkali posisi kaki sejumlahorang mengarah pada salah satu orang yang bisa menunjukkan ketertarikan, baik secara seksual maupun terhadap ide – ide yang ditawarkan dalam pembicaraaan tersbut. Bisa jadiorang yang ditunjuk oleh kaki bukanlah orang yang sedang berbicara.

4.Kombinasi tatapan mata dan senyuman:

Ketika seseorang tertarik pada seseorang ada kecendrungan orang tersebut seolah – olah tidak ingin mengalihkan pandangannya pada orang yang menarik hatinya. Hal ini mengaakibatkan pandangan orang tersebut tertahan untuk beberapa saat. Gerakan ini seringkali diikuti juga dengan pupil mata yang membesar dan senyuman yang tersipu – sipu.

5.Merapikan rambut:


Gerakan merapikan rambut atau hanya menyentuhnya, merupakan gerakan yang biasanya dilakukan ketika seseorang menyukai seseorang lainnya. Hal ini bukan dimaksudkan untuk merapikan rambut yang sebenarnya sudah rapi tapi karena reflek bahasa isyarat tubuh. Walaupun seseorang dalam kenyataannya tidak miliki rambut atau botak, seseorang tetap saja melakukannya seolah – olah ia memilki rambut ketika bertemu dengan seseorang yang disukainya. Ada kecendrungan juga seseorang akan menyentuh rambut bagian kirinnya ketika seseorang yang dia sukai berada di sebelah kirinya dan begitu pula sebaliknya.

6.Merapikan baju:

Gerakan ini biasanya sulit diamati apabila kita tidak jeli dan mempertimbangkan pengamatan terhadap bahasa tubuh lainnya. Seseorang yang mengenakan dasi akan merapikan dasinya. Begitu pula dengan gerakan merapikan lipatan kera, lipatan tangan, menarik rok, menggosok bagian pundak atau bagian lainnya dari busana yang dia kenakan. Padahal tidak ada masalah yang berarti padaa busana atau penampilannya. Hal ini terjadi secara reflek melalui alam bawah sadar, yang merupakan mekanisme alami seseorang untuk tampil rapi di hadapanorang yang meanrik hatinya.

7.Mengentakkaan kepala:

Menghentakkkan kepala lazim dilakukan seorang wanita ketika bertemu dengan pria yang disukainya. Hal ini biasanya diikuti dengan menyibakkan rambut ke belakang sehingga bagia leher terihat jelas. Gerakan ini, tak terkecuali, juga dilakukan mereka yang berambut pendek.

diambil dari "http://www.mypepito.info/2009/09/7-bahasa-tubuh-cewek-tertarik-pada.html"

Tuesday, May 4, 2010

6 Cara/ Tips melacak Private Number HP

Eh ternyata Ponsel memiliki kode Rahasia loh. Nggak sengaja saya kecantol di blognya Jatibarang and dapet Kode Rahasia Ponsel.
Berikut ini Kode Rahasia HP, caranya
tekanlah kode akses di bawah ini kemudian tekan”CALL” (biasanya bergambar gagang telepon hijau)
KODE AKSES NOKIA
*#30# Menampilkan ‘private number’ yg menghubungi Anda
*#73# Mereset timer ponsel dan skor game (pd bbrp ponsel)
*#7780# Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting)
*#2820# Alamat IP perangkat Bluetooth (hanya utk yg memiliki fitur Bluetooth)
xx# Akses cepat ke nama/nomor telepon di phonebook ponsel misal
20#Tombol OFF Menekan dg singkat, utk berpindah antar profile
*3370# Mengaktifkan ENHANCED FULL RATE Codec (EFR). Ponsel Nokia Anda akan memakai kualitas suara terbaik, namun fitur ini memerlukan energi lebih shg sedikit menguras daya baterai.
Catatan: kode ini tidak berlaku di ponsel2 Symbian.
#3370# Menonaktifkan Enhanced Full Rate Codec (EFR)
*#4720# Mengaktifkan Hall Rate Codec. Ponsel Nokia Anda akan menggunakan kualitas suara lebih rendah shg bisa menghemat energi baterai sekitar 30%
#4720# Menonaktifkan Half Rate Codec
*#0000# Menampilkan versi software ponsel. Baris pertama menunjukkan versi software, baris kedua menunjukkan tgl pembuatan software, baris ketiga menunjukkan tipe kompresi yg digunakan.
*#9999# Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja
*#06# Melihat nomor international Mobile Equipment Identity (nomor IMEI)
*#21# Mengecek nomor panggilan “All Calls” yg digunakan
*#2640# Menampilkan kode keamanan ponsel yg digunakan (bila masih menggunakan standard kode tidak akan terlihat)
*#43# Mengecek status “Call Waiting”
*#61# Untuk mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika tak Anda jawab (Jika Anda mengaktifkan Call Divert/pengalihan panggilan)
*#62# Mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika ponsel Anda di luar jangkauan (jika Anda mengaktifkan Call Divert/pengalihan panggilan)
*#67# Mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika ponsel Anda sedang sibuk (Jika Anda mengaktifkan call Divert/pengalihan panggilan)
**21*number# Menghidupkan pengalihan “All Calls” pada nomor yg diisi
**61*number# Menghidupkan pengalihan “No Reply” pada nomor yg diisi
**67*number# Menghidupkan pengalihan “On Busy” pada nomor yg diisi
*#67705646# Mengganti Logo Operator Logo pada Nokia 3310 dan 3330
*#746025625# Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel Anda mendukung fitur penghemat energi akan keluar tulisan “Sim Clock Stop Allowed”, artinya Anda akan mendapatkan waktu standby yg lebih panjang.
*#7760# Menampilkan kode pabrikan (utk sebagian besar ponsel tipe lama)
*#92702689# Memunculkan: 1.Serial Number (nomor serial), 2.Date Made (tgl pembuatan), 3.Purchase Date (tgl pembelian), 4. Date of last repair (tgl terakhir perbaikan / 0000 utk yg belum pernah diperbaiki). 5. Transfer User Data. Di bbrp ponsel, untuk keluar dari mode ini Anda harus merestart ponsel

diambil dari http://qusuth.wordpress.com/2009/04/27/6-cara-tips-melacak-private-number-hp/

Menampilkan Private Number

Diposkan oleh LOEBIS QOA
Mungkin anda pernah mengalami saat ditelepon tetapi nomor si penelepon tidak ada/ndak ada nomor/private number. Nanti kalau tidak diangkat takutnya telepon penting, tetapi pas diangkat koq teleponnya ditutup lagi.

Jadi bingung ? Rupanya nomor si penelepon bisa ditampilkan, tetapi kode ini hanya saya temukan untuk ponsel nokia saja. Banyak lagi kode yang lain, untuk melengkapi saja.

Silahkan mencoba.

*#30# : Menampilkan “private number” yang menghubungi Anda.

*#73# : Mereset timer ponsel dan skor game (pada beberapa ponsel)

*#7780# : Mengembalikan ke setting pabrik

*#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth (hanya untuk yang memiliki fitur bluetooth)

xx# : Akses cepat ke nama/ nomor telepon di phone book ponsel

*#06# : Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity)

*#0000# : Menampilkan versi software ponsel. Baris pertama menunjukkan versi software ponsel, baris kedua menunjukkan tanggal pembuatan software, baris ketiga menunjukkan tipe kompresi yang digunakan.

*#9999# : Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja.

*#21# : Mengecek nomor pengalihan ”All Calls” yang digunakan

*#2640# : Menampilkan kode keamanan ponsel yang digunakan (bila masih menggunakan standar kode tidak akan terlihat)

*#43# : Mengecek status call waiting

*#61# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika Anda tidak menjawab (Jika anda mengaktifkan pengalihan panggilan/ call divert)

*#62# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika Anda di luar jangkauan (Jika anda mengaktifkan pengalihan panggilan/ call divert)

*#67# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika Anda sedang sibuk (Jika anda mengaktifkan pengalihan panggilan/ call divert)

**21*number# : Menghidupkan pengalihan ”All calls” pada nomor yang diisi.

**61*number# : Menghidupkan pengalihan ”No Reply” pada nomor yang diisi.

**67*number# : Menghidupkan pengalihan ”On Busy” pada nomor yang diisi.

*#67705646# : Mengganti logo operator pada Nokia 3310 dan 3330

*#746025625# : Menampilkan status SIM clock. Jika ponsel anda mendukung fitur penghemat energi, akan keluar tulisan “SIM Clock Stop Allowed”, artinya Anda akan mendapatkan waktu standby yang lebih panjang.

*#3370# : Mengaktifkan Enhanced Full Rated Codec (EFR). Ponsel Nokia Anda akan memakai kualitas suara terbaik, namun fitur ini memerlukan energi lebih sehingga sedikit menguras daya baterai. Catatan: kode ini tidak berlaku di ponsel-ponsel symbian.

#3370# : Menonaktifkan Enhanced Full Rated Codec (EFR).

*#4720# : Mengaktifkan Half Rated Codec. Ponsel Nokia Anda akan memakai kualitas suara lebih rendah, sehingga bisa menghemat energi baterai sekitar 30%.

#4720# : Menonaktifkan Half Rated Codec.

*#7760# : Menampilkan kode pabrikan (untuk sebagian besar ponsel tipe lama).

Saturday, January 16, 2010

kehidupan

kehidupan bagaikan roda yang berputar, terkadang diatas dan juga terkadang dibawah.

Hidup emang selamanya ga bakal lurus pasti ada aja masalah yang menghadang??

kebanyakan orang strezz ngedepinnya, kenapa semua itu terjadi???

karena mereka tidak mau menghadapi segala cobaan yang diberikan tuhan kepada mereka dan mereka hanya bisa berpaling....?????

Thursday, January 7, 2010

Ciri-ciri kehidupan

Ciri-ciri kehidupan mencakup keteraturan, reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan, pemanfaatan energi, respons terhadap lingkungan, homeostasis, dan adaptasi evolusioner.[1]

Kehidupan tersusun sangat teratur; dalam hierarki yang terdiri dari tingkatan-tingkatan struktural, setiap tingkat merupakan pengembangan dari tingkatan di bawahnya. Diawali dari tingkat paling rendah, atom-atom disusun menjadi molekul-molekul biologis yang kompleks yang kemudian tersusun menjadi organel, yang lalu menjadi komponen-komponen sel. Terdapat organisme yang terdiri dari sel tunggal, dan terdapat pula organisme lainnya yang merupakan agregat multiseluler dari banyak tipe sel yang terspesialisasi dan saling bekerja sama. Pada organisme multiseluler, sel-sel yang sama dikelompokkan menjadi jaringan, susunan spesifik dari jaringan-jaringan yang berbeda membentuk organ, dan organ-organ bergabung membentuk sistem organ. Individu organisme dari spesies yang sama dan hidup di tempat tertentu dapat berkelompok membentuk suatu populasi; populasi-populasi dari berbagai spesies berbeda yang hidup di daerah yang sama membentuk suatu komunitas biologis, dan interaksi-interaksi komunitas yang juga menyertakan unsur-unsur abiotik dari lingkungan membentuk suatu ekosistem. Setiap tingkatan struktur biologis tersebut mempunyai sifat-sifat baru yang tidak dijumpai pada tingkat organisasi di bawahnya yang dihasilkan dari interaksi antarkomponen pada suatu tingkat.[1]

Makhluk hidup mampu menghasilkan sendiri keturunannya melalui proses reproduksi. Reproduksi dapat berupa pembelahan sebuah sel menjadi dua sel baru. Istilah reproduksi umumnya digunakan untuk menyebut proses menghasilkan suatu individu baru (secara aseksual, yaitu dari satu organisme induk, ataupun secara seksual, yaitu dari dua organisme induk yang berbeda), walaupun istilah tersebut sebenarnya juga menggambarkan proses menghasilkan sel-sel baru dalam proses pertumbuhan.

Dalam proses pertumbuhan, suatu makhluk hidup mengalami peningkatan ukuran pada semua atau sejumlah besar bagian tubuhnya. Pada organisme multiseluler, pertumbuhan biasanya berarti pertumbuhan populasi sel akibat proses perbanyakan sel. Pertumbuhan umumnya diiringi dengan perubahan bentuk dan fungsi bagian tubuh makhluk hidup, yaitu dalam proses perkembangan.

Ciri kehidupan berikutnya ialah pemanfaatan energi, yaitu bahwa makhluk hidup mengambil energi dan mentransformasinya sehingga dapat digunakan untuk melakukan berbagai pekerjaan. Proses ini terwujud sebagai metabolisme, yaitu pertukaran molekul secara terus-menerus di antara bagian-bagian organisme dan di antara organisme dan alam sekitarnya.[2] Metabolisme terdiri dari penguraian bahan organik (katabolisme) dan pengubahan bahan organik menjadi komponen selular (anabolisme).

Makhluk hidup juga tanggap terhadap macam perubahan tertentu di alam sekitarnya yang bertindak sebagai stimuli. Tanggapan atau respons tersebut dapat berbentuk macam-macam, dari kontraksi pada organisme bersel tunggal jika disentuh, sampai reaksi kompleks yang melibatkan semua indera pada hewan tingkat tinggi. Ketanggapan ini bergantung pada koordinasi aktivitas bagian-bagian organismenya, yang pada organisme tingkat tinggi dapat dicapai dengan hormon (pada hewan dan tumbuhan) dan dengan saraf serta otot (pada hewan saja).[2]

Mekanisme-mekanisme pengatur menjaga agar lingkungan internal suatu organisme tetap berada pada batas-batas yang sewajarnya walaupun lingkungan eksternalnya terus berubah. Proses pengaturan ini dinamakan homeostasis.[1] Contohnya ialah proses berkeringat untuk menurunkan suhu tubuh.

Kehidupan terus berkembang sebagai hasil dari interaksi antara organisme dengan lingkungannya. Kemampuan organisme untuk berubah seiring waktu menanggapi lingkungan disebut adaptasi. Kemampuan ini merupakan dasar proses evolusi dan ditentukan oleh hereditas organisme maupun komposisi zat yang dimetabolisme serta faktor eksternal.